Catat, Begini 5 Tips dan Trik Hindari Bisnis Jalan di Tempat

05 August 2021 - 11:22
...

 

Berprofesi sebagai enterpreneur memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Salah satunya adalah ketika income dari bisnis yang dihasilkan tidaklah sesuai dengan harapan.

Jika kemerosotan pendapatan terjadi secara terus-menerus, bukan tak mungkin usaha tersebut harus gulung tikar alias bangkrut. Oleh karena itu, supaya bisnis yang sedang Anda lakoni tidak jalan ditempat dan dapat memberikan hasil maksimal perlu mempersiapkan strategi perencanaan terlebih dulu.

Untuk menghindari hal tersebut, ada lima tips dan trik yang bisa para enterpreneur terapkan saat menjalankan bisnis, berikut uraiannya:

 

1. Melakukan Evaluasi

Jika Anda sudah merasa bisnis jalan ditempat, sebaiknya jangan menunggu terlalu lama. Segeralah melakukan evaluasi untuk mendapatkan solusi terbaik.

Coba perhatikan dan pelajari dari hulu ke hilir tiap aspek dalam bisnis Anda. Dengan mencermati secara keseluruhan Anda akan lebih mudah dalam menemukan faktor yang membuat bisnis stagnan.

Setelah melalui tahap evaluasi, buatlah kebijakan baru untuk segera diterapkan dan hasilnya dapat diuji. Amati terus kebijakan baru yang diambil, apabila masih stagnan coba pelajari kembali titik kelemahannya.

Namun, jika bisnis sudah kembali berkembang, jangan pula Anda merasa cepat puas. Tetaplah melakukan evaluasi secara rutin.

Kemudian senantiasa mempelajari hal-hal baru. Siapa tahu, ilmu tersebut dapat menjadi beka, jika bisnis Anda kembali mengalami kendala.

 

2. Berada di Zona Nyaman

Zona nyaman sebetulnya adalah zona berbahaya bagi siapapun, termasuk para enterpreneur. Sebab kondisi ini, biasanya membuat mereka tidak sadar bahwa bisnis yang dijalaninya sedang jalan ditempat.

Dan biasanya pebisnis baru mulai tersadar saat kompetitor mulai mampu menyaingi usaha mereka. Maka ada baiknya para pelaku usaha menghindari zona nyaman, caranya dengan mencari inovasi-inovasi baru untuk memajukan bisnisnya.

 

3. Investasi Sumber Daya Manusia

Setiap manusia diberikan kemampuan yang unik dan memiliki ciri khas masing-masing oleh Tuhan. Jika semuanya dikombinasikan dengan benar maka akan memberikan hasil maksimal.

Berkaitan dengan itu, sebaiknya Anda mempelajari kekurangan dari sumber daya manusia (SDM) yang dipekerjakan. Jika memang diakibatkan oleh keterbatasan kemampua SDM, cobalah memberikan pelatihan.

Akan tetapi bila bersifat krusial, Anda bisa melakukan rekrutmen pegawai baru. Perekrutan ini juga menjadi bentuk investasi, sehingga harusnya dapat berjalan seiringan dengan peningkatan omzet perusahaan.

 

4. Minim Jaringan (Networking)

Memiliki jaringan yang luas adalah salah satu modal penting bagi para enterpreneur dalam menjalankan bisnis. Prospeknya tentu bukan hanya sebagai konsumen, melainkan untuk turut serta dalam mengembangkan bisnis lebih luas lagi.

Misalnya, ada seorang pebisnis sedang menjalankan usaha pakaian jadi. Mereka sudah pasti harus memiliki banyak jaringan produsen kain serta konveksi.

Disamping itu, peran jaringan juga dibutuhkan saat enterpreneur ingin memajukan bisnis namun terkendala modal. Nah, adanya jaringan tentu akan membuka peluang lebih lebar dalam upaya pencarian investor.

 

5. Tidak Berani Ambil Risiko

Poin kelima ini, sebetulnya relatif mirip dengan poin kedua, berada di zona nyaman. Namun perbedaannya adalah disini para enterpreneur sudah tahu kalau kondisi bisnis mereka tidak bisa berkembang dan ia enggan mengambil risiko apapun.

Memang ketika bisnis sedang berjalan stabil, pengambilan kebijakan bisa saja memengaruhi bisnis secara umum. Akan tetapi alangkah baiknya jika Anda sebagai pebisnis berani mencoba dan mengambil setiap risiko yang ada.

Eits, tapi ini tetap dilakukan dengan pertimbangan yang matang ya! Maka itu cobalah Anda melakukan riset terlebih dulu.

Misalnya, jika Anda ingin membuka cabang baru, siapkan beberapa perencanaan. Paling tidak sediakan dua opsi, yakni plan A dan plan B, sehingga jika bisnis tidak berjalan, Anda dapat segera beralih ke perencanaan yang kedua.

Berdiam tanpa mengambil risiko, sebenarnya adalah salah satu masalah terbesar bagi enterpreneur. Alasannya karena kompetitor bisnis Anda akan bisa bergerak leluasa dan berkembang tanpa merasa ada persaingan.

Jadi jangan takut ya, untuk menciptakan peluang baru!

 

Sumber:

XWork. 5 Kemungkinan Alasan Bisnis Anda Berjalan di Tempat.

Ralali. 6 Cara Agar Bisnis Tidak Stagnasi

Liputan 6. 8 Formula Sukses dalam Berbisnis